Keamanan Crane – Bagaimana Mempersiapkannya Sebelum Anda Mengisi Beban

Author:

Crane sangat membantu di tempat kerja. Mereka dapat mengangkat beban yang sangat besar dan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Namun, karena kekuatannya yang sangat besar, mereka juga sangat berbahaya. Jika suatu beban turun hampir tidak ada cara untuk menghentikannya atau memperingatkan pekerja lain untuk tidak bersuara. Kerusakan yang diakibatkannya bisa mengakibatkan cedera serius bahkan kematian. 90% kecelakaan crane melibatkan kesalahan manusia, sehingga persiapan dan pelatihan yang tepat sangat penting. Dengan mempelajari cara kerja keselamatan crane, kemungkinan kecelakaan dapat sangat dihindari.

Sebelum mengoperasikan crane pekerja perlu memperhatikan karakteristik Crane termasuk berat Crane, apakah Host Rope dinilai untuk bebannya, apakah beban sudah terpasang dengan benar? Mengetahui informasi dasar ini membuat pekerja bersiap untuk mengoperasikan crane dengan aman.

Ada banyak jenis crane tetapi crane industri adalah jenis crane yang paling kuat dan berbahaya dan aspek mental pengoperasian crane tidak dapat diabaikan. 90% kecelakaan terkait Crane disebabkan oleh kesalahan manusia sehingga sikap yang benar, kerja keras dan pengetahuan dasar sangat penting. Kecelakaan bisa membunuh Anda atau orang lain, jadi sifat serius dari mempersiapkan diri sendiri tidak bisa dilebih-lebihkan.

Kebanyakan kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh penilaian yang buruk, kurang perhatian atau terlalu percaya diri. Buat daftar periksa mental sebelum Anda mulai. Tanyakan pada diri Anda apakah Anda siap secara fisik dan mental untuk bekerja dengan mesin. Jika Anda sedang minum obat, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda apakah itu dapat mempengaruhi kinerja Anda. Juga, tanyakan pada diri Anda apakah Anda siap secara emosional. Apakah Anda marah, kesal, dan lebih cenderung membuat keputusan tergesa-gesa?

Persiapan juga mencakup penggunaan pakaian dan peralatan pelindung termasuk sepatu pengaman berujung baja, topi keras, dan kacamata pengaman untuk membantu melindungi dari benda yang jatuh. Kemeja lengan panjang yang dimasukkan ke dalam juga penting.

Setelah Anda siap secara fisik dan mental untuk pekerjaan itu, Anda perlu memeriksa Crane dan area tempat Anda akan bekerja. Cari kebocoran kecil, kosongkan ruang di sekitar crane agar tidak ada yang menghalangi dan periksa crane itu sendiri. Uji level cairan, kontrol, dan rem sambil mendengarkan suara yang tidak biasa. Selain itu, sangat penting untuk memeriksa Sakelar Batas yang memutus daya pada akhir rentang gerak crane dan pengait untuk memastikannya dalam keadaan berfungsi dengan baik dan tepat untuk pekerjaan itu.

Ada tiga kategori dasar crane dan masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri.

crane Boom seperti crane Menara dan crane Truk adalah yang paling rumit dan membutuhkan pelatihan dan kualifikasi yang ketat sebelum menggunakannya. Boom Cranes memiliki lengan yang dapat dinaikkan dan diturunkan. Ini mengubah “Boom Angle”. Penekanan khusus pada pengaturan Boom Cranes dapat sangat mengurangi kecelakaan. Hal terpenting tentang Boom Crane adalah ia datar atau dapat menyebabkan kerusakan struktural yang parah dan bahkan terjungkal. Banyak Boom Crane memiliki cadik (kaki yang menjulur dan menjaganya tetap rata). Pastikan mereka berada di tanah yang kokoh dan jaga crane benar-benar rata. Tingkat gelembung di dasar boom adalah prosedur sederhana untuk memastikan crane sejajar. Saat mengatur lift dengan Boom Crane selalu gunakan grafik beban sehingga Anda mengetahui kapasitas berat untuk semua sudut pengangkatan. Setiap Boom Crane memiliki bagan bebannya sendiri. Satu salinan dilampirkan ke crane dan satu salinan dipegang oleh pengawas.

crane Jib seperti crane Dinding atau crane Hammerhead memiliki banyak karakteristik yang sama dengan crane Boom. Mereka juga memiliki lengan yang menahan Hoist Rope, Block dan Hook. Jib Cranes memiliki lengan yang menahan Hoist Rope, Block dan Hook. Namun, tidak seperti Boom Cranes lainnya, Jib Crane tidak dapat diatur sudutnya jika terkunci dalam posisi horizontal.

Sebelum memulai pengangkatan Jib Crane, periksa Crane untuk penopang yang bengkok atau ketidaksejajaran. Pastikan Anda mengetahui rentang gerak Lengan Jib. Pastikan Anda mengetahui di mana letak Tombol Berhenti Darurat dan Indikator Beban Berlebih.

Jenis utama ketiga dari Crane adalah “Overhead Crane”. Overhead Crane, seperti Gantry Crane, membawa bebannya di sepanjang jembatan. Itu melekat pada dinding bangunan, atau untuk mendukung yang berjalan dari tanah. Sebelum menggunakan Overhead Crane, pastikan “End Stops” dan “Bumper” aman dan berfungsi dengan baik. Perangkat ini mencegah crane dari ujung relnya dan mengurangi dampak saat crane mencapai Penghentian Akhir. Anda juga harus menguji “Troli” (bagian bergerak dari Crane). Pastikan dapat menempuh jarak penuh jembatan tanpa masalah. Coba rem untuk memastikannya bekerja dengan baik.

Pada crane apa pun, batas kapasitas berat harus diperiksa sebelum digunakan dan Anda harus mengetahui perangkat keselamatan yang dimiliki semua crane. Ada dua jenis perangkat – Perangkat Keselamatan Umum dan perangkat keselamatan operasional. Perangkat umum termasuk bel dan lampu peringatan. Perangkat Keselamatan Operasional memantau dan mengontrol kapasitas penanganan Crane dan mencakup Indikator beban berlebih, tombol berhenti darurat, dan sakelar batas.

Sekarang Anda siap memasang beban.

Sangat penting untuk mempersiapkan mental, fisik dan emosional untuk mengoperasikan crane. Sebelum Anda siap memasang beban, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Apakah Anda mengambil langkah-langkah ini dengan enteng – keselamatan Anda sendiri dan keselamatan rekan kerja Anda bergantung padanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *